“Kami melihat antusiasme warga dalam bergotong-royong. Ini bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga bagaimana kita bersama-sama membangun semangat kebersamaan,” tuturnya.
Sementara itu, Dandim 0812 Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, menyampaikan bahwa TMMD merupakan bagian dari operasi militer untuk mendukung pemerataan pembangunan dan ketahanan pangan di daerah.
Dengan keterlibatan 150 personel dari TNI, Polri, dan pemerintah daerah, TMMD ke-124 di Lamongan diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat setempat serta menjadi pendorong pembangunan berkelanjutan. [J2]








