Sigit mengingatkan agar selalu dilakukan pengecekan bus lewat prosedur ramp check. Ia juga menegaskan apabila ada kendaraan yang memiliki masalah untuk tidak boleh diberangkatkan sebelum diperbaiki dan dites kembali.
Sementara khusus kepada pengemudi bus, Sigit menyebut selain pemeriksaan kesehatan diwajibkan agar dilakukan pemeriksaan urine untuk mengecek kemungkinan kadar alkohol maupun narkotika.
“Kita juga melakukan pengecekan bahwa rata-rata untuk bus dikendarai oleh pengemudi dan pengemudi cadangan. Tentunya ini menjadi penting untuk memastikan agar perjalanan khususnya para pengguna bus ini betul-betul bisa aman dalam perjalanan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Sigit lantas meminta agar seluruh jajaran Korps Bhayangkara agar dapat mengawasi pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran.








