“Alhamdulillah, dari 39 personel yang diperiksa, hasilnya semua negatif,” jelas drg. Akhmadi, Selasa (20/05).
Ia juga menambahkan bahwa deteksi dini dilakukan usai upacara Kebangkitan Nasional, guna memastikan hasil pemeriksaan benar-benar objektif dan tidak direkayasa.
Selain itu, langkah ini juga menjadi pengingat bagi seluruh anggota agar tidak pernah bermain-main dengan narkoba.
Sementara itu, Kasi Propam Polresta Malang Kota, Ipda Eko Prasetyo, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung pelaksanaan tes urine secara acak dan berkala.
Hal ini sebagai bentuk komitmen institusional dalam menjaga nama baik Polri sebagai penegak hukum yang bersih dan berintegritas.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi anggota yang menyalahgunakan narkoba. Propam bersama Dokkes dan Paminal terus bersinergi dalam pengawasan internal dan penegakan disiplin,” ujar Ipda Eko.








