“Kulo parkir teng pinggir sawah, pas kulo ajeng wangsul, motor kulo mpun mboten wonten. Nggih kulo lapor polisi. (Saat di parkir di pinggir sawah dan ketika akan pulang motor sudah tidak ada, akhirnya ya Saya lapor polisi),” kata Sarkun dengan bahasa Jawa.
Para korban pencurian yang lain, sudah dihubungi Tim Tiger Satreskrim Polres Ngawi untuk kroscek terkait sepeda motornya yang hilang dan diberitahu untuk mengurus pengambilan di Polres Ngawi.
Sementara itu, Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi R, menjelaskan bahwa sepeda motor dikembalikan kepada pemiliknya yang sah dan terima kasih sudah lapor dan percaya kepada polisi serta berpesan agar lebih berhati-hati lagi.
“Terimakasih juga sudah lapor dan percaya polisi, sehingga Tim Tiger kami bisa gerak cepat. Kami sampaikan kepada semua korban dan masyarakat agar lebih berhati-hati,” tutur Kapolres Ngawi didampingi Kasat Reskrim AKP Joshua Peter Krisnawan, S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., ketika bertemu para korban di depan Media Center Polres Ngawi.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati terhadap barang-barang berharganya, untuk sepeda motor jangan lupa kunci dicabut bila parkir di suatu tempat, bila perlu memberi pengaman ganda pada kendaraannya dan bila terjadi sesuatu, silakan lapor ke polisi.
[Hmsresngw-don*]








