Surabaya Siap Jalankan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Anak Sekolah

  • Whatsapp
Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukristina. Foto: dok.pemkotsurabaya

Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina, menyampaikan bahwa program ini menyasar anak usia 7–17 tahun, baik yang bersekolah di SD, SMP, SMA, madrasah, maupun pesantren. Anak-anak di luar jalur pendidikan formal juga akan dilayani melalui Puskesmas.

“Tujuannya adalah deteksi dini faktor risiko dan kondisi pra-penyakit agar bisa segera ditangani sebelum berkembang menjadi komplikasi,” ujar Nanik, Senin (7/7/2025).

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Pemeriksaan akan dilakukan setahun sekali di sekolah, dengan jadwal fleksibel antara semester ganjil dan genap. Jenis pemeriksaan disesuaikan dengan jenjang pendidikan, meliputi:

  • SD (7–12 tahun): status gizi, tekanan darah, telinga, mata, gigi, kesehatan jiwa, Hepatitis B, dan kesehatan reproduksi untuk kelas atas.
  • SMP (13–15 tahun): ditambah skrining anemia, talasemia, dan imunisasi HPV untuk siswi kelas 9.
  • SMA (16–17 tahun): fokus pada anemia remaja putri, Hepatitis B dan C, serta kesehatan reproduksi.

Pelaksanaan PKG melibatkan koordinasi antara sekolah dan tenaga kesehatan. Tujuh hari sebelum pemeriksaan, sekolah akan menyebarkan kuesioner kepada orang tua. Dua hari sebelum pelaksanaan, kesiapan alat dan data akan diverifikasi. Guru UKS dan PJOK turut membantu dalam pengukuran fisik dan kebugaran siswa.

“Tidak ada kuota harian. Semua siswa berhak mendapat layanan ini tanpa terkecuali,” tegas Nanik.

Program ini juga menjadi bagian dari 17 Program Prioritas dan 8 Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Terpilih 2024–2029. Pemerintah berharap, melalui PKG, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan anak meningkat, sekaligus memperkuat fondasi generasi muda yang sehat dan produktif. [Nat]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *