Langkah ini mendapat respons positif dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur. Ketua Bidang Data dan Litbang LPA Jatim, Isa Ansori, menilai bahwa imbauan wali kota merupakan refleksi keberpihakan nyata terhadap tumbuh kembang anak.
“Kebijakan ini bukan hanya administratif, melainkan representasi nilai Kota Layak Anak. Terima kasih Cak Eri, atas keberpihakan yang konkret terhadap generasi masa depan,” ungkap Isa.
Ia pun menyarankan agar kebijakan ini diikuti dengan kelonggaran jam kerja bagi orang tua di hari pertama MPLS, agar tidak mengganggu pelayanan publik. Isa meyakini Wali Kota Eri memiliki solusi untuk mengatur hal tersebut secara bijak. [Nat]








