Langkah ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan petani. Dengan harga yang menguntungkan, diharapkan para petani semakin bersemangat dalam mengolah lahan dan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
“Kami hadir di lapangan untuk memastikan bahwa gabah petani benar-benar terserap dengan baik, serta harganya tetap tinggi sesuai ketentuan. Ini penting agar petani tidak merasa dirugikan,” ujar Koptu Tito Wulani.








