Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes menegaskan komitmennya mendukung keberadaan SR sebagai bagian dari upaya pemerintah memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Ia menyebut SR selaras dengan misi Kabupaten Lamongan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Kami menyambut baik kehadiran SR. Ini bukan hanya tentang akses pendidikan gratis, tetapi juga tentang membangun SDM yang unggul dan berdaya saing,” ujar Pak Yes.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, menjelaskan bahwa seleksi siswa dilakukan secara terbuka dan berdasarkan surat keputusan resmi dari pemerintah pusat. Tenaga pendidik pun telah dipetakan sesuai domisili untuk efektivitas pengajaran.








