Ia juga berharap agar hasil pembangunan yang telah diraih dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat setempat.
“Fasilitas umum dan sarana prasarana yang telah dibangun hendaknya dipelihara bersama. Mari kita jaga semangat gotong royong dan persatuan sebagai kekuatan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” ujarnya.
Program TMMD Ke-126 tidak hanya mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI dan masyarakat. Keberadaan para prajurit selama satu bulan penuh di tengah warga Topejawa menjadi momentum nyata kebersamaan dan kepedulian sosial.
Warga Desa Topejawa pun menyambut positif hasil kegiatan tersebut. Infrastruktur yang sebelumnya sulit diakses kini telah terbuka, memudahkan aktivitas pertanian, transportasi, dan perekonomian masyarakat.
TMMD Ke-126 menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan perubahan nyata. Semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun kemandirian serta ketahanan wilayah di tingkat desa.
Dengan berakhirnya TMMD Ke-126 Kodim 1426/Takalar, diharapkan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Takalar, khususnya warga Desa Topejawa. [D’kawang]








