Bupati Subandi menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah bekerja keras mengembangkan inovasi. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kerja cerdas dan kolaborasi lintas sektor yang konsisten mendorong perbaikan layanan publik.
“Penghargaan IGA menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Sidoarjo. Ke depan, seluruh OPD akan didorong untuk terus berkreasi dan berinovasi demi pelayanan yang prima dan responsif,” tegas Subandi.
Pada tahun ini, Pemkab Sidoarjo mengajukan dua inovasi unggulan yang masuk nominasi IGA:
- MyRetribusi, platform pembayaran retribusi digital yang meningkatkan transparansi dan memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran.
- Duta Hatiku (Dukcapil Tanggap Bencana Harapan Timbul Kembali Utuh), program layanan jemput bola penerbitan dokumen kependudukan di lokasi bencana.
Kedua inovasi tersebut mendapat perhatian tim penilai IGA yang melakukan validasi lapangan di Sidoarjo. Proses verifikasi menilai dampak, keberlanjutan, serta potensi replikasi inovasi di daerah lain.
Sidoarjo bukan pendatang baru dalam ajang IGA. Penghargaan 2025 ini merupakan kali keempat berturut-turut yang diraih. Sejak 2022, Sidoarjo pertama kali menyandang predikat Kabupaten Sangat Inovatif, kemudian kembali dinobatkan sebagai Kabupaten Terinovatif pada IGA 2024.








