-
100% KK telah Stop Buang Air Besar Sembarangan (Open Defecation Free/ODF)
-
97% KK terbiasa Membiasakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)
-
89% KK Mengelola Air Minum dan Makanan Rumah Tangga yang Aman
-
83% KK Melakukan Pengamanan Sampah Rumah Tangga
-
72% KK Melaksanakan Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga
Capaian mengesankan ini mengantarkan Sidoarjo menjadi kabupaten/kota kelima dari total 38 daerah di Jawa Timur yang berhasil memenuhi secara utuh indikator STBM 5 Pilar.
Merespons hasil tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dan elemen masyarakat. Ia menekankan agar momentum ini dijadikan pijakan untuk melanggengkan budaya sehat.
“Keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi. STBM harus menjadi budaya masyarakat yang berkelanjutan. Ikhtiar ini untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Sidoarjo yang sehat dan sejahtera,” tegas Subandi.
Sebagai wilayah urban dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, Subandi mengingatkan bahwa tantangan sanitasi membutuhkan komitmen jangka panjang. Ia meminta camat, kepala desa, lurah, hingga jajaran puskesmas untuk terus mendampingi warga secara konsisten.
“Peran camat, kepala desa, dan puskesmas sangat vital. Jangan hanya untuk meraih penghargaan, tetapi bagaimana kolaborasi ini terus dijaga agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” pungkasnya.
Penerapan STBM 5 Pilar secara berkelanjutan ini diharapkan dapat mencegah timbulnya penyakit berbasis lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup seluruh keluarga di Kabupaten Sidoarjo. [SWD]








