Rumah tinggal Chaela dan keluarganya ternyata tidak layak huni dan membutuhkan perbaikan mendesak. Melihat kondisi tersebut, Subandi segera memutuskan agar rumah Chaela dibedah melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Kami siapkan anggaran sekitar 20 hingga 25 juta rupiah untuk perbaikan rumahnya. Harapannya, mbak Chaela dan keluarganya bisa tinggal di rumah yang lebih layak, bersih, dan mendukung proses penyembuhan,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhsmi Herawati, yang turut mendampingi kunjungan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan perhatian khusus terhadap kasus Chaela.








