Selain itu, lanjut AKBP Anton, pihaknya juga berupaya membuatkan sumur air dalam kembali untuk solusi kekeringan.
Masih kata AKBP Anton, ke 18 kecamatan yang dikirim bantuan air bersih dan tandon air itu ada beberapa desa yang menjadi langganan krisis air bersih disaat kemarau panjang.








