Ketua Tim Pengisian Perangkat Desa, Harsono, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara transparan dan objektif. Ujian tulis dan komputer menjadi penentu utama dalam penjaringan.
“Kami berharap perangkat yang terpilih benar-benar kompeten dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Harsono.
Dari hasil seleksi, Reformasiansyah Margo Purnomo berhasil meraih nilai tertinggi 66 dan ditetapkan sebagai Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum. Sementara Ari Rio Saputra terpilih sebagai Kepala Dusun Cengklik dengan nilai 55.
Fenomena minimnya peminat dalam seleksi perangkat desa menjadi refleksi atas tantangan rekrutmen di era modern. Selain faktor insentif, ekspektasi terhadap profesionalisme dan beban kerja juga menjadi pertimbangan bagi calon pelamar.







