Sosialisasi ini dihadiri oleh orang tua serta calon siswa jenjang SMP dan SMA dari berbagai kecamatan. Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Pendamping Rehabilitasi Sosial (Rehsos) turut aktif terlibat dalam kegiatan ini, mulai dari proses identifikasi peserta hingga pendampingan informasi dan fasilitasi layanan.
Kepala Sentra Pangurangi, Cecep Sulaeman, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari pendekatan rehabilitasi sosial berbasis pendidikan alternatif.
“Ini bukan sekadar program pembelajaran, tapi gerakan sosial yang bertujuan memutus rantai ketertinggalan pendidikan. Peran pendamping PKH sangat krusial dalam menjangkau keluarga yang paling membutuhkan,” ujarnya.








