“Permainan seperti kelereng, lompat tali, dan engklek dapat melatih koordinasi gerak, ketangkasan, konsentrasi, serta menumbuhkan sikap sportif dan kerja sama di antara anak-anak,” kata Sunarno.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendorong anak-anak agar lebih aktif berinteraksi dan tidak terlalu bergantung pada penggunaan telepon genggam.
“Di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi, anak-anak cenderung lebih sering bermain dengan handphone. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak mereka kembali bermain secara langsung bersama teman-temannya,” terangnya.
Diketahuiya anak-anak yang terlibat permainan tradisional ini adalah mereka yang sekolah di SDN 3 Gadungan, dengan total 54 siswa.








