Tak hanya itu, Ruang makan dan area catering juga menjadi sasaran sterilisasi, Toilet dan mushola untuk fasilitas umum serta Layar monitor yang digunakan untuk menampilkan hasil rekapitulasi.
“Sterilisasi ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk ancaman yang dapat mengganggu jalannya proses demokrasi,” ujar Kasat Samapta Polres Lamongan, AKP Asik Samsul Hadi, SH. MH..
Tim sterilisasi menggunakan alat deteksi keamanan dan pemeriksaan manual untuk memastikan tidak ada barang mencurigakan atau potensi ancaman lain di area tersebut.








