Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., dan diikuti oleh 1.067 personel dari unsur Polri, relawan, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai paguyuban masyarakat. Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyematan pita Merah Putih dan pembacaan deklarasi Sabuk Kamtibmas sebagai tanda komitmen menjaga persatuan dan menangkal provokasi yang dapat mengganggu kondusifitas daerah.
“Apel Sabuk Kamtibmas ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud nyata sinergitas kita semua. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, dan aktif menjadi bagian dari solusi dalam menjaga keamanan di wilayah Ngawi,” tegas AKBP Prayoga saat dikonfirmasi media, Jumat (1/5/2026).
Kapolres juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, termasuk konflik sosial, kenakalan remaja, hingga penyebaran hoaks di ruang digital. Ia mengingatkan seluruh jajaran dan masyarakat agar hadir sebagai cooling system di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.
“Kedepankan pendekatan humanis, perkuat komunikasi antar kelompok, dan bersama-sama kita jaga Ngawi tetap aman dan kondusif,” tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat soliditas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan damai. Apel Sabuk Kamtibmas diharapkan menjadi tradisi positif yang meneguhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kabupaten Ngawi. [Don]








