Pihak keluarga mencari Rumah sakit lain dan ketemu RSUD, belum sempat pindah pasien kritis dan ketika kami mengambil tindakan pacu jantung keadaan mulai ricuh sampai ada salah satu perawat yang ditendang oleh keluarga pasien.
Saat keributan sekitar jam 20.00 WIB sampai 20.30 WIB tidak lama salah satu petugas dari kepolisian datang untuk melerai atau mengatasi keadaan agar kondusif.
Terkait dengan surat kematian pihak RS sudah memberikan dokumen kematian saat itu juga melalui pakde dari pasien tersebut.
Untuk pelaporan dari pihak perawat sementara bukti baru pengaduan dan visum, bukti CCTV dan lainnya belum ada menunggu dari penyidikan.
Masih menurut kuasa hukum untuk kedepan kami normatif terkait pelaporan dan penanganan kasus di kepolisian. Perdamaian ataupun restoratif justice itu rananya polisi kami mengikuti saja.
Harapan dari pihak Rumah Sakit Harapan Sehat Pemalang dengan digelar konfrensi pers ini adalah meluruskan kejadian yang sebenarnya dan biarkan masyarakat yang akan menilainya. [SIS]








