“Pesantren tidak hanya mendidik ilmu agama, tetapi juga menanamkan adab, persaudaraan, dan cinta tanah air. Nilai-nilai ini menjadi pondasi penting dalam mewujudkan Sidoarjo yang religius, harmonis, dan berkeadaban,” ujar Subandi.
Bupati berharap momentum haul dan harlah dapat mempererat sinergi ulama dan umara dalam menjaga kondusivitas daerah serta mendukung pembangunan berbasis spiritualitas dan kearifan lokal.








