Dalam sambutannya, Kepala Desa Kebaron, Suwito, menegaskan pentingnya penanganan stunting secara kolaboratif.
“Stunting merupakan masalah yang sangat penting untuk kita tangani bersama. Pemerintah Desa Kebaron berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di bidang kesehatan dan gizi,” ujar Suwito.
Ia berharap forum rembuk ini menjadi titik awal kerja sama berkelanjutan antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai stakeholder dalam menurunkan prevalensi stunting.
Senada dengan itu, pendamping dana desa Moch. Abdur Razad, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk merumuskan kebijakan prioritas penggunaan dana desa tahun 2026.
“Stunting adalah masalah serius yang dapat memengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan. Melalui rembuk ini, kita dapat mengidentifikasi akar masalah, menetapkan prioritas, dan menyusun strategi konkret,” jelas Abdur Razad.
Ia juga berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak di 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta memperkuat kualitas layanan kesehatan dan gizi di Desa Kebaron.








