Ia menegaskan, setiap kontribusi dalam proses pembentukan Kaltara memiliki arti penting, baik yang terlibat dalam penyusunan konsep, penggalangan dukungan, maupun kerja teknis di lapangan. “Semua punya peran. Tidak ada yang kecil dalam perjuangan,” katanya.
Wempi juga mengingatkan bahwa lahirnya Kaltara penuh dinamika dan tantangan. Menurutnya, meski provinsi ini telah terbentuk, perjuangan belum selesai. “Masih ada tanggung jawab bersama untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat,” tegasnya.







