“Semoga dengan diadakannya lomba Dai cilik ini menjadi motivasi bagi anak-anak di Kabupaten Kediri,” ungkapnya.
AKBP Bimo berharap, dalam era digitalisasi saat ini, para pelajar bisa lebih selektif dalam memilih pergaulan. Sebab, lingkungan akan memengaruhi cara berperilaku di masa depan. Untuk itu, selain memperkuat ilmu keagamaan, lomba dai cilik ini juga diharapkan bisa sebagai benteng dalam pengaruh negatif.








