“Kami belum bisa menyimpulkan apakah benar keracunan MBG, ini masih dugaan. Saat ini yang terpenting adalah melakukan penanganan yang cepat dan tepat terhadap para siswa agar segera sembuh,” ujar Heri, Rabu (26/11/2025).
Dinas Kesehatan telah mengambil sampel muntahan siswa serta lauk pauk MBG untuk uji laboratorium di Surabaya
.
“Untuk memastikan penyebab dugaan keracunan tersebut, kami sudah mengambil sampel dari muntahan siswa dan lauk pauk MBG untuk dilakukan uji lab,” tambah Heri.
Salah satu siswi SMPN 2 Kedunggalar yang turut dirawat menuturkan bahwa ia mulai merasakan mual usai menyantap MBG. Ia menduga telur puyuh dalam kemasan makanan tersebut menjadi penyebabnya.








