(DN) – Puluhan ribu warga Palestina berbondong-bondong memasuki ke kota yang sudah padat penduduknya di ujung paling selatan Gaza dalam beberapa hari terakhir. PBB mengatakan, mereka menghindari pengeboman Israel di bagian tengah jalur tersebut, yang menurut para pejabat rumah sakit, menewaskan puluhan orang pada hari Jumat (29/12).
Serangan udara dan darat Israel yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Hamas telah menyebabkan sekitar 85 persen dari 2,3 juta penduduk Jalur Gaza mengungsi. Mereka mencari perlindungan ke daerah-daerah aman yang ditetapkan Israel yang sebetulnya juga telah dibom Israel.
Orang-orang tiba di Rafah dengan truk, gerobak, dan berjalan kaki. Mereka yang tidak tertampung di tempat-tempat penampungan yang sudah terlalu padat terpaksa membangun tenda-tenda di pinggir jalan.