Satu lapisan ditemukan di lepas pantai Anapa, sedangkan lapisan lain berada di teluk Kapsel, menurut keterangan yang dikutip kantor berita Rusia TASS.
Kantor berita itu menambahkan bahwa lapisan kedua memiliki panjang hingga dua kilometer.
Ratusan sukarelawan dikerahkan untuk menyekop tanah yang terkontaminasi di pantai-pantai Krimea dan sepanjang pesisir selatan Rusia.
Otoritas berwenang Rusia menambahkan bahwa jenis bahan bakar yang tumpah, yakni mazut, sangat sulit dibersihkan karena memiliki sifat padat, berat, dan tidak mengapung di permukaan air. [Red]#VOA








