“Prosedur penyelamatan harus efisien dan akuntabel agar publik serta keluarga korban mendapat penjelasan yang tidak multitafsir dan merugikan citra bangsa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Puan meminta pemerintah pusat dan daerah melalui Kementerian Pariwisata, Lingkungan Hidup, Kehutanan, serta Pemerintah Provinsi NTB untuk memperketat SOP pendakian. Ia juga menekankan perlunya pelatihan berkelanjutan bagi pemandu dan petugas SAR, serta pemanfaatan teknologi penyelamatan di kawasan pegunungan.
“Evakuasi harus didukung alat dan sistem modern agar risiko korban dapat diminimalkan di masa depan,” tutupnya. [AH/Red]








