Keadaan sempat berubah ketika Titan Agung diganjar kartu merah di menit ke-36. Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, PSIS meningkatkan intensitas serangan. Meski peluang demi peluang tercipta, penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat skor tetap bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, dominasi PSIS semakin terlihat. Serangan bergelombang dilancarkan, tetapi pertahanan Persela tampil disiplin dan membuat frustrasi barisan depan tuan rumah. Gol yang ditunggu akhirnya baru hadir di masa tambahan waktu. Rafinha mencetak gol penyeimbang pada menit 90+1 setelah memanfaatkan bola liar hasil tendangan Otavio Dutra. Skor akhir 1-1 menutup laga penuh drama tersebut.








