Usai penyambutan, Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota menerima penghormatan jajaran kehormatan dari personel Satuan Samapta Polres Kediri Kota sebagai bentuk penghargaan atas dimulainya masa tugas kepemimpinan baru.
Prosesi kemudian berlanjut dengan tradisi Pedang Pora, sebuah tradisi kehormatan yang menjadi simbol penghormatan kepada pejabat baru Polri. Momen tersebut semakin berkesan dengan lantunan puisi berisi ucapan selamat datang yang menggambarkan harapan besar terhadap kepemimpinan baru di Polres Kediri Kota.
Setelah melewati Pedang Pora, AKBP Kresno Wisnu Putranto beserta Ny. Aie Wisnu disambut dengan Tari Cucuk Lampah, sebuah tarian tradisional yang memiliki makna mendalam sebagai pembuka jalan serta doa agar pemimpin yang baru diberikan kelancaran, keselamatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.








