Ray berharap ketiga partai tersebut, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Nasional Demokrat harus berkomitmen untuk berada di luar pemerintahan karena sudah menyatakan berbeda dengan Prabowo.
Sedangkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), lanjutnya, masih mungkin masuk dalam pemerintahan karena tidak pernah menyatakan berbeda dengan Prabowo.
Menurutnya Prabowo tidak ingin membuang-buang waktu, sehingga Ketua Umum Partai Gerindra itu memilih bergerak cepat merangkul semua partai politik. Tujuannya agar Prabowo-Gibran bisa langsung merealisasi program kerjanya setelah pelantikan presiden dan wakil presiden pada Oktober mendatang. [Red]#VOA







