“Kita edukasi pihak keluarga, bahwa pasung ini adalah pelanggaran, mereka harus dirawat dan disembuhkan,” timpal bapak 1 anak itu.
Sebab, menurutnya, hal itu berdasarkan instruksi dari Bupati Tuban agar wilayah Tuban bebas pasung semua.
“Setelah bebas pasung, mereka kita buatkan identitas termasuk KTP dan KK, sebab sebelumnya mereka tidak memiliki identitas,” kata Supri.
Dan setelah memiliki identitas, pihaknya melakukan pendampingan untuk proses berobat ke RSJ Menur Surabaya, RSUD dr Soetomo dan RSUD dr R Koesma secara gratis berkat bantuan dari pemerintah daerah.








