Para siswa diberikan materi cara mengatasi dan melaporkan tindakan bullying, serta pentingnya saling menghormati dan menjaga kebersamaan serta kerukunan di lingkungan pondok pesantren.
Selain itu, mereka juga dibekali pengetahuan tentang jenis-jenis kenakalan remaja, efek buruknya, serta cara menghindari dan melaporkan jika menemukan tindak pidana di sekitar mereka.
“Bullying bisa menyebabkan trauma yang mendalam bagi korbannya, dan kenakalan remaja bisa merusak masa depan generasi muda,” terang Iptu Dian.
Oleh karena itu, lanjut Iptu Dian dengan kegiatan kali ini diharapkan bisa membuka wawasan para pelajar pondok pesantren untuk lebih waspada dan bertindak bijak.
Selain penyampaian materi, acara ini juga dimeriahkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif antara siswi bersama para Polwan Polres Ngawi.








