Polri Bersama Masyarakat Bangun Jembatan Darurat, Akses Tiga Kampung di Rusip Antara Kembali Terhubung

  • Whatsapp

Kegiatan gotong royong ini melibatkan Personel Polsubsektor Rusip Antara, Personel Brimob BKO Polda Aceh, para Reje Kampung Pilar, Pilar Wih Kiri, dan Tirmiara, serta masyarakat dari ketiga kampung. Seluruh unsur bahu-membahu mempercepat pembangunan jembatan darurat agar segera dapat dilalui kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4).

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat tidak berjuang sendiri dalam situasi sulit pascabencana.
“Kami merasakan langsung bagaimana beratnya aktivitas warga ketika akses utama terputus. Anak-anak sulit ke sekolah, hasil kebun terhambat dibawa ke pasar, dan kebutuhan sehari-hari menjadi tidak mudah. Karena itu, Polri hadir bukan sekadar bekerja, tetapi ikut merasakan dan bergotong royong bersama masyarakat,” ungkap Kapolres.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ia menegaskan bahwa jembatan darurat ini memiliki peran vital sebagai urat nadi kehidupan warga, terutama dalam mendukung mobilitas, perekonomian, dan pelayanan sosial masyarakat antar kampung.
“Jembatan ini mungkin bersifat darurat, tetapi harapan masyarakat tidak boleh terhenti. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kami optimistis akses ini segera kembali normal dan aktivitas warga bisa berjalan seperti sediakala,” tambahnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *