Sementara itu Kepala Desa Jombok,Nursalim menuturkan, sebelum jembatan ini berdiri, warga setempat harus berjalan memutar cukup jauh.
Namun dengan Jembatan Merah Putih Presisi yang dibangun Polres Trenggalek, sekarang bisa memangkas jarak tempuh hingga 4 kilometer dan menghemat waktu perjalanan kurang lebih 20 menit.
“Kami mewakili masyarakat dusun Kojan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Trenggalek yang telah menginisiasi pembangunan jembatan Merah Putih Presisi ini,” ungkap Nursalim.
Untuk diketahui, dimensi panjang jembatan itu sendiri adalah 10 meter, lebar 1 meter, dan tinggi 3,5 meter dengan bentang sungai selebar 5 meter.
Pembangunan jembatan ini menelan biaya kurang lebih Rp. 45 juta yang berasal dari kemitraan bantuan Polres Trenggalek dan swadaya masyarakat. [Yud]








