Menurut AKBP Anton pelibatan anggota PSHT dan PSHWTM merupakan inisiatif dari dua ketua cabang perguruan tersebut.
AKBP Anton menambahkan kedua perguruan silat ini akan mengadakan event besar pada bulan Suro.
Dalam kesempatan ini, mereka bertekad membuktikan bahwa seluruh perguruan silat di Ponorogo bersatu dan rukun.
“Sistem pengamanan akan bergerak secara mobiling, di mana setiap tempat yang menjadi lokasi kegiatan perguruan silat, meskipun kegiatan tersebut bersifat kecil, akan tetap diamankan,”paparnya, Senin (8/7/2024).
Sementara itu Ketua PSHT Cabang Ponorogo, M. Komarudin mengungkapkan bahwa pada bulan Suro ini, pihaknya akan melakukan pengesahan warga baru tingkat 1.








