Ada tiga titik utama yang dijaga, yaitu kawasan Pendopo Wono Kitri sebagai lokasi puncak acara, penyekatan pintu masuk Desa Balai Dono, serta penyekatan pintu masuk TNBTS dan Wonokitri.
“Personel akan disebar di lokasi-lokasi tersebut karena diperkirakan akan terjadi kerawanan,” tambah AKBP Dani.
Mantan Kapolres Pamekasan itu juga mengatakan pengamanan yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi lintas sektor yang digelar pada 15 Mei 2025.
Rapat tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, BPBD, TNBTS, serta para pelaku wisata di kawasan Bromo Tengger.








