Kapolres Nganjuk AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan menjaga ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat melalui semangat gotong royong.
“Dengan semangat swadaya dan kebersamaan, kami ingin menunjukkan bahwa hasil panen bisa kembali ditanam untuk keberlanjutan. Ini juga bagian dari kepedulian kami terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolres Siswantoro, Rabu (9/4/2025).
Di Dusun Dance, Desa Bajang, penanaman dilakukan pada 27 Februari 2025 dengan luas 5 hektare dan melibatkan puluhan warga sekitar.
Sementara itu, di lahan petak 33A Desa Lengkonglor, penanaman dilakukan pada 15 Maret 2025 di atas lahan seluas 5 hektare, juga dengan melibatkan puluhan warga.








