“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Polri untuk melibatkan tokoh agama dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang Pemilukada 2024,” ujar Wakapolres Madiun Kota.
Para Da’i Kamtibmas diharapkan dapat menjadi agen pemersatu dan penyejuk di tengah masyarakat, serta mencegah potensi konflik dan provokasi yang dapat memicu kerusuhan.
Narasumber dari berbagai instansi memberikan paparan dan diskusi mengenai potensi kerawanan dan strategi mitigasi dalam menghadapi pesta politik.
Para Da’i Kamtibmas diharapkan dapat memahami dan menerapkan strategi yang tepat dalam menyampaikan pesan-pesan damai dan toleransi kepada masyarakat.








