“Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Truk Colt Diesel. Karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat, benturan keras tak dapat terhindarkan,” terang IPDA M. Hamzaid berdasarkan keterangan saksi di lokasi.
Kerasnya hantaman menyebabkan bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan parah. Akibat luka berat yang dialaminya, korban MNA dinyatakan meninggal dunia seketika di tempat kejadian perkara (TKP).
Mendapat laporan warga, personel Polsek Sambeng bersama Penyidik Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan langsung menerjunkan tim ke lokasi. Selain mengevakuasi jasad korban dan melakukan Olah TKP, petugas bergerak cepat mengatur arus lalu lintas agar tidak timbul kemacetan panjang.
“Saat ini penyelidikan lebih lanjut tengah dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut,” tambahnya.
Atas kejadian ini, pihak kepolisian kembali melayangkan imbauan tegas kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa mengutamakan keselamatan berlalulintas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi kecepatan saat melintasi jalan menikung maupun jalur yang memiliki keterbatasan pandang, serta selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi mencegah musibah serupa,” pungkasnya. [NH]








