Sementara itu, Kompol Bowo Wicaksono menuturkan bahwa penggunaan wayang sebagai media pembelajaran bertujuan mendekatkan anak-anak dengan nilai-nilai budaya sekaligus membangun karakter sejak usia dini.
Selain menikmati pertunjukan, para siswa juga diajak membuat wayang karakter sesuai cita-cita mereka, seperti polisi, dokter, maupun prajurit TNI. Aktivitas tersebut diharapkan mampu merangsang kreativitas, imajinasi, serta menumbuhkan semangat untuk meraih impian.
“Anak-anak usia TK dan PAUD lebih mudah memahami pesan melalui media visual. Dengan cara ini mereka tidak hanya mengenal budaya, tetapi juga menyerap nilai-nilai moral yang akan melekat dalam ingatan mereka,” jelas Kompol Bowo.








