Dari total tersebut, 9 orang dirawat inap, sementara 146 lainnya mendapatkan perawatan jalan. Para korban dirawat di Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK) dan RS HVA Tulungrejo Pare.
“Penyebab keracunan diduga berasal dari makanan ringan (snack) dan minuman yang dibagikan oleh panitia pengajian,” jelas Kasihumas.
Para korban melaporkan keluhan berupa mual, muntah, serta rasa panas di tenggorokan dan perut. Beberapa di antara mereka bahkan mengalami pingsan akibat kondisi tersebut.








