Dalam forum tersebut, setiap narasumber menyampaikan evaluasi sekaligus strategi pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan maupun konflik sosial yang mungkin muncul selama libur panjang akhir tahun.
Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi menegaskan, rapat koordinasi menjadi wadah penting untuk menyatukan persepsi antarinstansi. Menurutnya, sinergi adalah kunci agar seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung aman dan tertib.
“Momentum ini digunakan untuk menyinkronkan program, mengidentifikasi masalah, serta merumuskan solusi bersama. Tujuannya jelas, agar persiapan Natal dan Tahun Baru berjalan efektif dan aman,” ujar Afrian usai rapat.
Ia menambahkan, kewaspadaan dini terhadap potensi konflik maupun gangguan kamtibmas tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan gerakan bersama seluruh elemen masyarakat. Polres Bojonegoro sendiri telah melakukan pemetaan titik rawan, termasuk wilayah yang berpotensi terdampak bencana alam di musim penghujan.








