Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bojonegoro menegaskan bahwa apel siaga digelar untuk memastikan seluruh personel serta sarana dan prasarana pendukung berada dalam kondisi siap digunakan kapan pun dibutuhkan.
“Kita harus memastikan kesiapan penuh baik personel maupun peralatan agar tidak ada kendala saat terjadi keadaan darurat,” ujar AKBP Afrian.
Usai pelaksanaan apel, Kapolres Bojonegoro bersama para pejabat utama, BPBD, dan Damkar melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel serta peralatan penunjang seperti kendaraan operasional, alat evakuasi, hingga perlengkapan komunikasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan semua perangkat dalam kondisi optimal menghadapi potensi bencana.








