Sementara itu, dari tingkat pangkalan diketahui bahwa distribusi LPG kepada masyarakat masih berjalan normal. Hanya saja, permintaan dari konsumen meningkat selama Ramadan karena banyak warga yang memasak untuk kebutuhan sahur dan berbuka.
Hasil pemantauan dipastikan tidak ditemukan praktik penimbunan LPG oleh agen maupun pangkalan. Seluruh pasokan yang diterima telah disalurkan kepada masyarakat sesuai kebutuhan.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi bahan pokok, termasuk LPG, guna mencegah kelangkaan maupun penimbunan.








