Terbukti dari pemain Arema FC datang ke stadion GBT tidak menggunakan mobil rantis, melainkan naik bus pariwisata dan sampai di stadion dengan keadaan aman, walau harus ada pengawalan dari pihak keamanan dari TNI-Polri.
Namun untuk mengantisipasi hal buruk yang akan terjadi, pada saat kepulangan pemain Arema FC, mereka dinaikkan kendaraan rantis dari Brimob Polda Jatim.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan, mengatakan, tidak ada pengamanan khusus dalam laga deby Jatim ini
Pemain Arema FC datang dan pergi ke stadion GBT sesuai dengan rencana.
Pengaman justru dipusatkan didalam stadion GBT, untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk yang terjadi.








