“Akan ada penyekatan yang dilakukan akan secara temporeri sesuai kondisi dan situasi,” ujar Kombes Dirmanto.
Meskipun penyekatan dilakukan secara tempori (sementara), namun nantinya tetap akan ada pemeriksaan di jalan yang akan dilakukan oleh petugas.
Hal ini dilakukan guna menghindari kecelakaan di daerah – daerah yang sudah dipetakan memiliki kerawanan seperti jalur tol atau jalur rawan lainya.
“Jadi personel yang sudah kita ploting akan mengingatkan masyarakat saat melintas di jalur yang memiliki kerawanan tersebut,” pungkas Kombes Pol Dirmanto.
Seperti diketahui, operasi kemanusian dengan sandi Operasi Lilin Semeru 2024 digelar selama 13 hari dari tanggal 21 Desember 2024 sampai 2 Januari 2025.
Meski Operasi Lilin Semeru 2024 dilaksanakan sampai tanggal 2 Januari 2025 , namun jika mobilitas masyarakat yang merayakan libur Nataru masih ramai, maka Polda Jatim tetap akan terus melaksanakan pengamanan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).








