“Dalam kasus ini tersangka AG (DPO) berperan paling dominan,” jelas AKBP Jumhur.
Dikatakan oleh AKBP Jumhur bahwa tersangka AG (DPO) berperan membobol gembok pagar rumah kost di Wage, Sidoarjo, serta pemilik kunci T dan L.
“Komplotan ini spesialis pecuri kos-kosan,” terang AKBP Jumhur.
Lebih lanjut, AKBP Jumhur juga mengatakan, sebelum melancarkan aksinya, sekitar pukul 00.00 WIB,para pelaku berangkat dari rumah kos tersangka yang saat ini DPO inisial A,.
“Usai barang curian itu terjual, masing-masing pelaku mendapat bagian sebesar Rp 1.5 juta” kata AKBP Jumhur.
Akibat aksinya itu, para spesialis curanmor di rumah kos dikenakan Pasal 363 ayat 2 KUHP.
“Seluruh tersangka terancam pidana penjara paling lama 9 tahun’” pungkas AKBP Jumhur. [Red/Yud]








