“Karena Pemuda hakikatnya pemilik masa depan. Hasil pencapaian ini dikenali dari pencapaian indeks pembangunan pemuda yang berada pada posisi 56,33 persen dengan rincian domain pendidikan sebesar 70 persen, domain kesehatan dan kesejahteraan 65 persen, domain gender dan diskriminasi sebesar 53,33 persen,” ungkapnya saat membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga.
Selain itu, dalam IPP tertera domain lapangan dan kesempatan kerja sebesar 45 persen, dan domain partisipasi dan kemungkinan sebesar 43,3 persen. Upaya ini jelasnya mesti ditingkatkan dengan melakukan pemetaan potensi dan keunggulan pemuda.
Dia mengajak seluruh pemangku kepentingan, seperti dunia usaha atau industri, masyarakat, media, perguruan tinggi untuk bergerak secara sinergis.








