PJI Lamongan Beri Pemahaman Jurnalistik kepada Warga Gunungrejo, Tegaskan Jurnalis Bekerja Sesuai Etika

  • Whatsapp

LAMONGAN | DN – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Lamongan mulai menjalankan program Sambang Deso sebagai upaya memberikan edukasi kepada masyarakat terkait tugas dan fungsi jurnalis di era digital. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Gunungrejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, Kamis (21/5/2026).

Program Sambang Deso menjadi salah satu agenda prioritas PJI DPC Lamongan pada tahun 2026, selain program Sobo Sekolah. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan memiliki pemahaman yang benar mengenai profesi jurnalis sekaligus mampu membedakan antara wartawan profesional dengan oknum yang mengatasnamakan media untuk kepentingan tertentu.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

AKD KedungpringKetua PJI DPC Lamongan, Ir. Handoyo, hadir langsung bersama jajaran pengurus dan anggota. Kedatangan rombongan disambut Kepala Desa Gunungrejo, Gutomo, beserta perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, anggota BPD, pengurus PKK, kelompok tani, hingga tokoh pemuda setempat dan hadir pula dalam kesempatan itu Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD] Kecamatan Kedungpring.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Dalam pemaparannya, Ir. Handoyo menyampaikan dua materi utama terkait fungsi pers serta etika kerja jurnalistik dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat.

Menurutnya, perkembangan media digital saat ini membuat masyarakat perlu memahami cara kerja jurnalis yang benar agar tidak mudah terpengaruh oleh oknum yang mengaku wartawan namun bertindak di luar etika profesi.

“Jurnalis bekerja berdasarkan konfirmasi, data, dan etika profesi. Kehadiran kami di sini untuk memberikan pemahaman agar masyarakat tidak salah menilai profesi wartawan,” ujarnya.

Sesi dialog dan tanya jawab menjadi perhatian peserta. Tokoh masyarakat Desa Gunungrejo, H. Sunadi Marsaid, mengapresiasi langkah PJI Lamongan yang dinilai peduli terhadap kebutuhan informasi masyarakat desa.

Ia berharap PJI Lamongan dapat terus membantu memberikan informasi yang bermanfaat bagi kemajuan Desa Gunungrejo. Dalam kesempatan itu, dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Gunungrejo atas pembangunan desa yang dinilai membawa perubahan positif bagi masyarakat.

“Kami berterima kasih atas ilmu dan pemahaman yang diberikan PJI Lamongan. Semoga ke depan ada informasi dan program yang bisa mendukung kemajuan desa kami,” katanya.

Tomas & BPD GunungrejoPertanyaan menarik juga disampaikan dua anggota BPD Desa Gunungrejo, Hartati dan Zumrotus Solikah. Keduanya menanyakan terkait fenomena sejumlah oknum yang datang berkelompok ke kantor desa dengan mengatasnamakan wartawan.

Menanggapi hal tersebut, Ir. Handoyo menegaskan bahwa cara kerja jurnalis profesional tidak dilakukan dengan intimidasi ataupun datang secara bergerombol tanpa tujuan yang jelas.

“Jurnalis bekerja secara profesional, melakukan konfirmasi dengan sopan, serta menyampaikan tujuan dan pokok persoalan yang ingin ditanyakan kepada narasumber,” jelasnya.

Penjelasan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Warga mengaku kini lebih memahami tugas jurnalis sekaligus tidak mudah merasa takut ketika menghadapi pihak-pihak yang mengaku sebagai wartawan.

Selain membahas dunia jurnalistik, masyarakat juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Desa Gunungrejo yang dinilai berhasil menjalankan pembangunan dan program desa secara baik.

Sebagai bentuk sinergi dan penghargaan, PJI DPC Lamongan menyerahkan piagam dan sertifikat penghargaan kepada Pemerintah Desa Gunungrejo. Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua PJI DPC Lamongan kepada Kepala Desa Gunungrejo, Gutomo.

Menjelang penutupan kegiatan, Ir. Handoyo kembali menegaskan bahwa Sambang Deso bertujuan membangun pemahaman serta hubungan harmonis antara masyarakat dan insan pers.

“Kami ingin masyarakat memahami fungsi jurnalis yang sebenarnya, sehingga tercipta hubungan yang baik dan saling mendukung antara pers dan masyarakat,” pungkasnya. [AT]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *