Pesawat itu jatuh sekitar pukul 11.15 (0530 GMT) waktu setempat, kata militer dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa tim tanggap cepat militer telah memberikan bantuan dalam upaya penyelamatan.
Portal berita Khabarhub melaporkan pesawat itu terbakar setelah tergelincir di landasan.
Pesawat itu dijadwalkan terbang melalui rute udara tersibuk di Nepal antara Kathmandu dan Pokhara, pusat pariwisata penting di republik Himalaya.
Menurut situs web perusahaan itu, Saurya Airlines secara eksklusif menerbangkan pesawat jet Bombardier CRJ 200.
Negara di Himalaya ini memiliki beberapa landasan pacu tersulit di dunia untuk mendarat. Letak landasan yang diapit oleh puncak-puncak yang tertutup salju menjadi tantangan saat pilot melakukan approach atau terbang mendekati landasan untuk pendaratan, bahkan bagi pilot ulung sekalipun.








